Entri Populer

Senin, 31 Oktober 2011

Perubahan dan perkembangan organisasi

Organisasi sebagai suatu bentuk kehidupan/wadah dalam masyarakat dapat mengalami perubahan, karena organisasi juga harus selalu menyesuaikan terhadap linkungan yang terjadi. Hal ini selalu menghadapi berbagai macam tantangan.
Adapun yang menyebabkan terjadinya perubahan dibedakan menjadi dua,yaitu :
Lingkungan intern dan eksternal.
Faktor  intern, Perubahan ini terjadi di dalam tubuh organisasi itu sendiri. Hal ini dapat berupa :
-      Seorang pimpinan melakukan kebijakan terhadap organisasinya
-      Terjdinya perubahan perencanaan dan sebuah tujuan ke depan
-      Dalam tindakan nyata berupa operasinya di lakukan perluasan wilayahnya
-      Kegiatan yang di lakukan lebih banyak waktunya untuk pencapaian maksimal
-      Harus ada perubahan terhadap orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut berupa perubaha sikap dan perilaku.

Factor eksternal, terjadi perubahan yang berasal dari lingkungan luar/umum organisasi,seperti :
-      Politik, perubannyapun dapat di akibatkan adanya dorongan dari sbuah tubuh pemperintahan
-      Hukum, aturan yang berlaku dalam suatu Negara dapat mempengaruhi sebuah instansi pemerintahan
-      Kebudayaan, nilai-nilai yang telah dianut oleh masyrakat dapat member masukan sebuah inspirasi terhadap perubahan organisasi kearah yang lebih baik lgi
-      Teknologi, perkembangan teknologi memudahkan dalam beroorganisasi sehingga menuntuk adanya pengusaan berupa teknologi guna pencapai yang lebih efisien dan efektif

Ciri-ciri pengembangan  :
-      tindakan secara berencana
-      mempunyai masalah yang harus kita selesaikan/pecahkan
-      proses yang tanpa mengenal putus asa dan terus belangsung
-      sebuah tindakan ril kea rah yang lebih baik
-      menerima tanggapan dari luar tubuh organisasi guna perbaikan diri.



Metode pengembangan organisasi :
-        jaringan manajerial, adanya kemampuan sebuah perhubungan dengan menggunakan kesempatan mengorganisasi serta menggunakan cara yang baru terhadap pngenmbanganya.
-        latihan kepekaan, keikut sertaan emosional guna mampu mengenali setiap kondisi yang ada.
-        pembentukan tim, sebuah pengembangan dapat dilakukan berupa berkelompok agar memudahkan dalam penyelesaian suatu masalah.





Read More - Perubahan dan perkembangan organisasi

Komunikasi dalam organisasi

Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besarpribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesama dalam kelompok dan masyarakat.
Komunikasi organisasi pada umumnya membahas tentang struktur dan fungsi organisasi, hubungan antarmanusia, komunikasi dan proses pengorganisasian serta budaya organisasi.
v  Unsur-unsur komunikasi
Unsur-unsur Komunikasi ada 5, yaitu :
1.Komunikator
2.Menyampaikan berita
3.Berita-berita yang disampaikan
4.Komunikasi
5.Tanggapan atau reaks.
v  Hambatan dari komunikasi
-      Penyampaian pesan belum jelas,karena di pengaruhi unsure emosional
-      Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan (cacat tubuh misalnya orang yang tuna wicara), gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
-      Factor simantik artinya, Faktor pemahaman bahasa dan penggunaan istilah tertentu.
Komunikasi dirumuskan sebagai suatu proses penyampaian pesan/informasi diantara beberapa orang. Karenanya komunikasi melibatkan seorang pengirim, pesan/informasi saluran dan penerima pesan yang mungkin juga memberikan umpan balik kepada pengirim untuk menyatakan bahwa pesan telah diterima. Komunikasi sangat penting dalam kehidupan manusia karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dalam berkomunikasi seseorang harus memiliki dasar yang akan menjadi patokan seseorang tersebut dalam berkomunikasi. Dalam proses komunikasi kita juga harus ingat bahwa terdapat banyak hambatan-hambatan dalam berkomunikasi.
  
Read More - Komunikasi dalam organisasi

proses organisasi


Proses organisasi

Proses organisasi adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk member kehidupan pada skema organisasi . dalam pembagiannya proses dapat di bagi 4 proses,yaitu:
Proses komunikasi, pngambilan keputusan, evaluasi prestasi,sosialisasi dan karir.
1.     Proses komunikasi
Komunikasi berkaitan dengan kemampuan manajemen untuk menerima,menyampaikan, dan melaksanakan komunikasi.

2.    Proses pengambilan keputusan
Untuk proses ini dilakukan sebuah kegiatan guna mencapai pengambilan keputusan yang tepat dan sesuai. Hal ini dapat di lakukan dengan cara :
a. Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
b. Melalui analisis data
c. Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
d. Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan
e. Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan          diperoleh data oprasional yang baru.

3.    Evaluasi prestasi
prestasi individu menjadi bagian dari prestasi kelompok yang pada gilirannya menjadi bagian dari prestasi organisasi. Tidak ada suatu ukuran atau criteria yang memadai yang dapat mencerminkan prestasi suatu tingkatan.

4.    Proses sosialisasi dan karir
Proses sosialisasi adalah suatu proses dimana kita dapat bergaul dalam suatu komunitas tertentu maka disitulah proses sosialisasi akan terjadi. Sedangkan karir adalah suatu deretan posisi yang di duduki oleh seseorang selama perjalanan usianya.

Referensi :






Read More - proses organisasi

Konflik dalam sebuah organisasi

Perbedaan pendapatan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, apabila berlebihan dilakuk an sehingga terjadi penyimpangan anggota dalam berorganisasi maka dapat memicu terjadinya konflik sesama anggota organisasi. Konflik tersebut dapat menghambat kemajuan sebuah organisasi.
v  Pengertian konflik
Konflik adalah perselisihan atau ketidak setujuan antara dua atau lebih terhadap isu-isu tertentu yang sehingga dapat menimbulkan konflik antar seseama anggota. Konflik ini tidak pernah dapat di hindari yang dapat terjadi kapan saja.
v  Sumber konflik
Factor atau sebab yang dapat menimbulkan terjdinya konflik,yaitu:
-      Kurangnya koordinasi antara anggota dalam sebuah organisasi.
-      perbedaan pendapat.
-      Karakteristik masing-masing orang.
-      dll.
v  Penyelesaian konflik
Sebuah konflik dapat di atasi oleh pimpinan dalam organisasi tersebut. tindakan yang di lakukan dapat berupa menggunakan kekuasaan,kompromi,menghluskan situasi dan pengunduran diri.
Read More -

Organisasi berdasarkan Tipe/bentuk dan struktur/skema organisasi



Tipe atau bentuk organisasi
Menurut tipenya organisasi di bedakan menjadi dua macam, yaitu : Tipe piramida dan kerucut.
v  Piramida mendatar
Mempunyai cirri-ciri :
v  Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkata-tingkat hirarki kewenangan sedikit.
v  Jumlah pekerja (bawahan) yang harus di kendalikan cukup banyak
v  Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relative kecil.
v  Piramida terbalik
Mempunyai cirri-ciri :
-      Jumlah jabatan lebih besar daripada jumlah pekerja.
-      Hanya cocok untuk organisasi yang pengangkatannya berdasarkan atas jabatan fungsional .

v  Piramida kerucut
Mempunyai cirri-ciri:
-      Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
-      Rentang kendali sempit.
-      Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
-      Jarak antara pimpinan tingakatan atas dengan pimpinan tingkatan bawah terlalu jauh.
-      Jumlah informasi jabatan cukup besar.

Struktur atau skema organisasi
Struktur organisasi adalaha susunan,hubungan dan posisi dalam komponen pada bagian suatu perusahaan. Di setiap komponennya saling ketergantungan yang apabila di laksanakan atau di kelola dengan baik maka hasil yang di dapatpun apa ikut membaik.
Read More - Organisasi berdasarkan Tipe/bentuk dan struktur/skema organisasi

Macam-macam organisasi dari segi tujuan

Dewasa ini, kita dapat melihat begitu  pesatnya pertumbuhan ekonomi sehingga mempengaruhi terbentuknya berbagai organisasi. Di amati dari segi ekonomi bahwa keorganisasian yang dilakukan memiliki ciri/corak yang berbeda  dalam pencapaian maupun pengelolaanya. Organisasi dapat berupa organisasi Niaga (PT, CV, Joint Ventura, Fa,Koperasi, Trust, Kartel,Holding Company), organisasi social,regional dan internasional.
v  Organisasi niaga
Tujuan dari organisasi ini adalh untuk melakukan dagang guna mencari keuntungan yang ingin di capai. Adapaun dari jenis-jenis Organisasi Niaga adalah :
- Perseroan Terbatas (PT)‏
- Perseroan Komanditer (CV)‏
- Firma (FA)‏
- Koperasi
- Join Ventura
- Trus
- Kontel
- Holding Company

v  Organisasi social
Pembentukan organisasi ini adalah masyarakat guna menyalurkan keinginan atau aspirasi dari masyarakat terhadap jalur-jalur yang sesuai. Adapun jalur-jalurnya yaitu, :
-      Jalur keagamaan,
-      Jalur profesi,
-      Jalur kepemudaan,
-      Jaur kemahasiswaan,
-      Dan jalur kepartaian & kekaryaan

v  Organisasi regional & internasional
Organisasi ini telah mencangkup luas antar meliputi beberapa Negara serta keanggotanya meliputi Negara-negara yang ada di dunia.

Read More - Macam-macam organisasi dari segi tujuan

Minggu, 30 Oktober 2011

Ciri-ciri,unsur dan teori organisasi

Manusia adalah makhluk social yang cenderung untuk hidup bermasyrakat dalam mengatur dan mengorganisasi aktivitasnnya untuk mencapai suatu tujuan. Manusia mempunyai keterbatasan  sehingga hal inilah yang menyadari manusia untuk hidup dalam berbagai organisasi. Adapun ciri-ciri, Unsur, dan teori organisasi yaitu, :

Ø  Ciri-ciri organisasi :
-     sebuah lembaga social terdiri dari sekumpulan orang.
-     dibentuk untuk mencapai keinginan,rencana atau tujuan tertentu.
-     mempunyai koordinasi tugas dan wewenang.
-     mematuhi aturan yang berlaku  dan terdapat keterikatan format pada organisasi.

Ø  Unsur-unsur organisasi :

v  Man
 man (orang-orang), dalam sebuah organisasi terdapat orang-orang yang akan melaksakan kegiatannya berdasarkan fungsi dan tingkatanya sebagai unsur seorang pelaku organisasi.
v  Tujuan Bersama
Orang-orang tersebut melakukkan tindakkan organisasi karena mempunyai tujuan bersama kearah pencapaian yang lebih baik.
v  Kerjasama
Untuk mencapai tujuan dalam organisasi maka dibutuhkan suatu kerjasama yang tidak hanya mementingkan ego masing-masing dari pelaku organisasi tersebut.
v  Peralatan (Equipment)
Dukungan dari segi peralatan yang kesemuanya terdiri dari sarana-sarana, berupa materi,mesin-mesin,barang modal dll, sangat di butuhkan dalam proses organisasi.

v  Lingkungan ( Evironment)
Fakto lingkungan mempengaruhi sebuah organisasi dalam perkembangan atau peningkatan kearah yang lebih baik berupa kondisi social, budaya, ekonomi, dan teknologinya.

Ø  Teori organisasi :
Teori organisasi merupakan bagaimana organisasi dalam menjalankan fungsinya dengan mencangkup masalah teori organisasi yang pernah ada sebelumnya hingga perkembangannya sekarang. Yaitu : meliputi Teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik dan teori organisasi modern.
v  Teori organisasi klasik
Teori ini kadang disebut sebagai teori tradisional (Abad ke-19) dimana dalam hal ini di gambarkan sebagai organisasi yang kaku dan tidak mengandung krativitas dalam mekanistik strukturalnya.
v  Teori organisasi Neoklasik
Teori organisasi neoklasik dikenal sebagai teori atau aliran hubungan manusiawi (The human relation movement).  Perkembangannya di mulai dengan inspirasi percobaan-perocobaan yang dilakukan di howthorne dan dari tulisan Hugo Munsterberg.  Munsterberg menekankan perbedaaan karakteristik individual,factor social dan budaya mempengaruhi terhadap organisasi sedangkan dalam studi di howthorne memperkenalkan bahwa suatu system terbuka hal ini segmen teknis dan manusiawi saling berkaitan erat.
v  Teori Organisasi modern
Teori ini mengungkapkan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi yang terbuka.   Teori ini menunjukkan tiga kegiatan proses hubungan yang selalu muncul dalam perilakunya berorganisasi, yaitu : komunikasi, konsep keseimbangan, dan proses pengambilan keputusan.



Sumber :

-          Seri diktak kuliah,pengatar organisasi dan metode, pengarang widyatmini:universitas gunadarma.




Read More -