Entri Populer

Senin, 07 Mei 2012

Kuis Materi Perilaku konsumen

Kuis  Ke Tiga
Soal :

1.       Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?

2.    Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?

3.   Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?

4.       Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?

5.       Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

Jawab :

1.       perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang-barang atau jasa ekonomi yang selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Selain itu merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen .

2.   Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk,Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset pasar, serta Konsumen merupakan aset yang berharga bagi para produsen dimana mereka akan memberikan sebuah keuntungan yang menjanjikan untuk melangsungkan kehidupan mereka. Sehingga perlu adanya mempelajari  perilaku para konsumen, Sehingga bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya seperti uang,waktu, dan tenaga untuk membeli barang yang di tawarkan oleh produsen.

3.    Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen, yaitu :

A.     Pendekatan interpretif
Mencari informasi kepada konsumen terhadap perilaku konsumsinya secara mendalam. Hal ini bisa dilakukan dengan melalui wawancara untuk menanyakan apa yang dirasakan dan di alami konsumen ketika membeli  sebuah produk dan jasa.

B.     Pendekatan tradisional
Ilmu psikologi menjadi landasan untuk mengetahui  tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

C.     Pendekatan sains marketing
Metode ini mencoba melakukkan sebuah pengukuran dari ilmu statistika dan ekonomi walau hasil yang di dapat hanya sebuah pendekatan. Namun,  dapat memperkirakan pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi.

4.      Faktor Sosial               : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
Faktor Personal       : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
Faktor Psikologi         : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
Faktor Kebudayaan  :  Subkultur dan Kelas Sosial.

5.       Konsumen memiliki karakter dan perilaku yang berbeda tergantung dan beragam aspek namun masih tetap bisa dikenali dengan pengelompokan pasar berdasar ciri-ciri tertentu dan hubungan antara perilaku konsumen dengan segmentasi pasar. Ada keterkaitan yang sangat erat antara perilaku konsumen dengan segmentasi pasar. Dengan adanya analisa yang tepat mengenal perilaku konsumen terhadap suatu produk atau jasa maka bisa dipetakan dengan teliti segmen pasar yang akan dijadikan sasaran nantinya. Dengan memahami perilaku konsumen maka segmentasi pasar dapat terpetakan dengan baik yang akan memungkinkan untuk bisa menjual produk atau jasa dengan tepat sasaran.
  
Read More - Kuis Materi Perilaku konsumen

Kuis Materi Permintaan dan penawaran


Kuis Ke Dua

Soal :
1.      Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?

2.      Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?

3.      Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?

4.      Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !

5.      Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hokum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri ).

Jawab :

1.      Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

2.      Pengertian hukum permintaan dan penawaran
Hukum permintaan : semakin turun tingkat harga maka semakin banyak jumlah barang bersedia diminta, sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit barang yang bersedia diminta.
Hukum penawaran : semakin tinggi harga semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya semakin rendah harga semakin sedikit julah barang yang bersedia ditawarkan.

3.      Faktor-faktor yang mempengaruhi ,Yaitu :
v  Permintaan
§  Harga barang itu sendiri                              
§  Harga  barang lain yang terkait
§  Tingkat pendapatan
§  Selera atau kebiasaan
§  Jumlah penduduk
§  Perkiraan harga di masa depan
v  Penawaran
§  Harga barang itu sendiri
§  Harga barang yang terkait
§  Harga factor produksi
§  Biaya produksi
§  Teknologi produksi
§  Jumlah pedagang
§  Kebijakan pemerintah

4.      Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, sebagai berikut  :

v  Selera
Transaksi jual-beli barang/jasa semua tergantung selera dari para konsumen
Jika selera konsumen tinggi pada suatu barang/jasa akan mengalami peningkatan terhadap jumlah barang yang di minta dan sebaliknya sehingga produksi suatu barang akan di sesuaikan dengan kondisi yang ada pada masyarakat.

v  Pendapatan konsumen
konsumen yang punya tunjangan gaji atau pendapatan yang lebih besar dapat membeli banyak barang yang dia inginkan,tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan menghemat pemakaian barang yang dibelinya.

v  Harga barang atau jasa pengganti
Tidak dapat di pungkiri bahwa setiap konsumen akan mencari barang atau jasa yang harganya relative lebih murah untuk di jadikan sebagai altenatif penggunaan dengan sesuai selera konsumen dan kualitas yang baik .

v  Harga barang atau jasa pelengkap

Barang atau jasa seperti ini sifatnya melengkapi dan adanya penggabungan dari keduanya dimana saling membutuhkan untuk tejadinya mekanisme yang lebih baik. Contoh : kompor dengan minyak tanah, masyarakat akan beralih menggunakan bahan bakar gas ketika terjadi kenaikan bahan bakar minyak tanah apabila harganya lebih murah dari gas.

v  Perkiraan harga di masa mendatang
Ketika di masa datang di perkirakan akan mengalami kenaikan harga barang maka masyarakatan/konsumen akan membeli barang lebih banyak untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut .

v  Intensitas kebutuhan konsumen
Hal ini kebanyakan berlaku terhadap barang-barang pokok yang apabila di butuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok maka konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga yang tinggi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran,sebagai berikut  :

v  Biaya produksi
Sebagai produsen hal ini akan menjadi bahan pertimbangan dimana produsen akan menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian ketika harga bahan baku mengalami kenaikan harga.

v  Teknologi
Dengan adanya bantuan dari teknologi akan memudahkan dan memperbanyak dalam memproduksi suatu barang sehingga produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah relative lebih besar lagi.
v  Harga barang pelengkap dan pengganti
Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.

v  Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

v  Perkiraan harga barang di masa dating
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

v  Tujuan perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

5.      ilustrasi Keseimbangannya
     Keseimbangan antara harga dan jumlah penawaran adalah jika permintaan dan penawaran saling menutupi. Berapapun harganya di atas keseimbangan, jumlah barang yang disediakan akan melebihi jumlah permintaan,dan akan menghasilkan kelebihan jumlah barang (juga tidak ada transaksi antara pembeli dan penjual). Sedangkan pada saat harga berada di bawah nilai keseimbangan, jumlah permintaan akan melebihi jumlah barang yang ditawarkan, sehingga hasilnya adalah kurangnya jumlah persediaan barang. Hanya dengan mempertemukannya akan terjadi jumlah permintaan dan jumlah penawaran yang setara. Dengan demikian harga dan nilai keseimbangan akan stabil.







Read More - Kuis Materi Permintaan dan penawaran

Kuis Materi Ruang lingkup Ekonomi

Kuis pertama

Soal :

1.     Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ?
2.    Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan !
3.    Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme  harga ?
4.    Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ?
5.    Jelakan system ekonomi yang berkembang saat ini ?

Jawab :

1.     Berikut ini adalah pengertian dan definisi ilmu ekonomi menurut beberapa ahli:
v  ADAM SMITH
Ilmu ekonomi secara sistemtis  mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber-sumber daya yang terbats guna mencapai tujuan tertentu
v  LIPSEY
Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuha manusia yang tidak terbatas
v  ALFRED W
Ilmu ekonomi dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu ilmu ekonomi deskriptif, teori ekonomi, dan ilmu ekonomi terapan
v  SAMUEKON                        
Ilmu ekonom adalah sebuah studi yang menganalisis kerugian dan keuntungan meningkatkan pola-pola tertentu dalam pemakaian sumber daya.

2.    Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.

v  Masalah ekonomi bagi produsen
Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen
a. Barang apa yang harus diproduksi (what)
b. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why)
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)

v  Masalah ekonomi yang dihadapi konsumen
Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumenakan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan / penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.

3.    Hargai akan di pengaruhi oleh masalah pokok ekonomi dengan cara :
v  Distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah for whom secara adil.

v  Ketidaksempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga what dan how tidak terpecahkan secara baik.

v  Barang-barang kolektif, barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan oleh what. Misalnya keamanan masyarakat.

v  Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan masalah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.

4.    Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.

5.    System ekonomi yang berkembang saat ini dikenal dengan System Ekonomi Modern Tokohnya John Maynard Keynes (1935). Pemikiran ini muncul sebagai alternative atas kelemahan system ekonomi klasik tersebut diatas.Sistem ini yaitu campuran antara Sistem Liberal dan Sistem Sosialis.




Read More - Kuis Materi Ruang lingkup Ekonomi

Pendapatan Nasional


Tulisan Ke sepuluh


Kegiatan pemerintahan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat terlihat dari semakin besar jumlah pengeluarannya. Agar biaya-biaya pengeluaran dapat terpenuhi maka di perlukan pendapatan nasional yang berasal dari sumber-sumber pendapatan pemerintahan. Misalanya pajak, hasil penjualan barang atau jasa yang dihasilkan pemerintah, keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), percetakan uang dan sebagainya.

Agar kegiatan pemenuhan pendapatan nasional dapat berjalan lancar, maka di perlukan Anggaran Belanja Negara (APBN) yang digunakan pada umumnya dalam jangka waktu tertentu yaitu selama satu tahun.

Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu :

v  Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
v  Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, danniaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
v  Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (X - M ).
Rumus menghitung pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut :
g = {(PDBs-PDBk)/PDBk} x 100%
g = tingkat pertumbuhan ekonomi PDBs = PDB riil tahun sekarang PDBk = PDB riil tahun kemarin

Contoh soal :
PDB Indonesia tahun 2008 = Rp. 467 triliun, sedangkan PDB pada tahun 2007 adalah = Rp. 420 triliun. Maka berapakah tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2008 jika diasumsikan harga tahun dasarnya berada pada tahun 2007 ?
jawab :
g = {(467-420)/420}x100% = 11,19%

Tujuan mempelajari pendapatan nasional :

1.       Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negara.
2.       Untuk memperoleh taksiran yang akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat  dalam satu tahun.
3.       Untuk membantu membuat rencana pelaksanaan program pembangunan yang berjangka.
4.       Mengetahui kemampuan dan pemerataan perekonomian masyarakat dan Negara.
5.       Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian Negara.

          Manfaat dalam perhitungan pendapatan nasional diantaranya untuk mengetahui dan menelaah struktur perekonomian nasional. Data pendapatan nasional dapat digunakan untuk menggolongkan suatu negara menjadi negara industri, pertanian, atau negara jasa  serta  dapat juga digunakan untuk menentukan besarnya kontribusi berbagai sektor perekomian terhadap pendapatan nasional, misalnya sektor pertanian, pertambangan, industri, perdaganan, jasa, dan sebagainya. Data tersebut juga digunakan untuk membandingkan kemajuan perekonomian dari waktu ke waktu, membandingkan perekonomian antarnegara atau antardaerah, dan sebagai landasan perumusan kebijakan pemerintah.


Read More - Pendapatan Nasional

Konsep pasar dalam penentuan strategi pemasaran produk



Tulisan ke sembilan

bersaing dalam bidang ekonomi seyogianya sebuah perusahaan atau produsen harus memiliki sebuah strategi pemasaran hal ini sangat penting sehingga perusahaan tersebut dapat mencapai tujuan yang di inginkan dan untuk membangun sebuah usaha sudah menjadi pemahaman umum bahwa faktor pemasaran salah satu faktor kunci keberhasilan.Kesuksesan dalam pemasaran juga tidak datang dengan sendirinya, tetapi perlu suatu upaya yang gigih dan perlu dilakukan pengembangan agar mendapatkan hasil yang maksimal. 

Pemasaran merupakan Kegiatan untuk menjalankan bisnis (profi tatau non-profit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang /jasa, menetapkan harga,mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan. Salah satu cara yang ampun untuk mencapai keberhasilan dan strategi pemasaran perusahaan saat ini adalah promosi. Dengan promosi, sebuah perusahaan atau individu dapat mengembangkan dan mempertahankan usahanya. Suatu produk tidak akan di beli jika konsumen tidak mengetahui kegunaan, keunggulan, harga, dan dimana membelinya. Pada saat seperti inilah dibutuhkan promosi.

Selain itu, sebuah perusahaan harus menentukan segmentasi pasar dimana perusahaan harus menilai secara kreatif dalam penentuan sasaran yang di nilai prospektif dalam strategi pemasaran. Penentuan segmentasi pasar dilakukan dengan cara memecah beberapa konsumen yang prospek menjadi bagian kecil, yaitu terdiri atas :

v  Berdasarkan karakter psikografi

Tentunya akan sangat berbeda gaya hidup antara masyarakat kota dan pedesaan sehingga itu merupakan salah satu faktor penentuan segmentasi pasar berdasarkan gaya hidup. Hal ini dapat dijadikan sebagai peluang bisnis karena segala penampilan dan gaya hidup merupakan suatu hal yang terkait dengan komoditas karena keberadaan karakter tersebut tersebut akan dipelihara terus oleh masyarakat.

v  Bedasrkan karakter demografi

Penentuan pasar akan dipengaruhi kebiasaan pada umur-umur tertentu dalam mengonsumsi suatu produk. Faktor kisaran umur sangatlah penting dalam menentukan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran walaupun semua memiliki peluang kesuksesan yang sama. Dengan begitu karakter demografi menentukan pasar dengan mengacu produk dan umur.

v  Berdasarkan Karakter Geografi

Ketika perusahaan ingin mencoba memasarkan produknya ke wilayah daerah maka konsep pesanan harus sesuai dengan kekhasan daerah tersebut, sehingga faktor letak suatu daerah menjadi bahan pertimbangan ketika menyusun strategi konsep pemasaran.

v  Berdasarkan Karakter Variabel Penggunaan Produk

Penentuannya berdasarkan dominan yang sedang marak di masyarakat dimana perusahaan harus melihat suatu tren yang sedang booming, misalnya teknologi handphone yang merupakan kebutuhan penting bagi sebagian besar masyarakat, terutama dikota-kota besar.

Referensi : http://binaukm.com/2011/07/segmentasi-pasar-sebagai-strategi-pengembangan-pasar/
Read More - Konsep pasar dalam penentuan strategi pemasaran produk

Struktur Pasar


Tulisan ke Delapan


Dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita akan selalu berhadapan dengan proses transkasi jual-beli barang dimana kita membutuhkan barang atau produk sesuai keinginan tiap-tiap konsumen. Namun, kadang kita tidak menyadari bahwa kita berada dalam sebuah pasar yang telah digolongkan masing-masing menurut fungsinya. orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja dan kemauan untuk membelanjakannya.

Pasar dapat  diartikan suatu tempat atau interaksi antara pembeli dan penjual dari suatu barang /  jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang di perdagangkan. Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Struktur Pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik).

v  Pasar Persaingan Sempurna
pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya atau tidak terbatas. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga . Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen,dan tidak dapat di bedakan.

Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a.    Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b.    Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c.    Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d.    Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e.    Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f.    Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).
Pasar Persaingan tidak Sempurna.

Ketika ada pasar yang bersifat pasar persaingan sempurna maka dalam ekonomi pun terdapat juga pasar persaingan tidak sempurna dimana pasar atau industri yang terdiri dari produsen-produsen yang mempunyai kekuatan pasar atau mampu mengendalikan harga output di pasar yang meliputi :


·         Pasar monopoli
Pasar  Monopoli adalah struktur pasar yang ditandai oleh adanya seorang produsen tunggal. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan monopolis tidak ada barang substitusinya. Adanya ketidaksempurnaan atau tingginya hambatan di dalam memperoleh informasi tentang produk seperti harga dan kualitas. Perusahaan monopolis bebas untuk menentukan jumpah output dan harga produk kapan saja. Perusahaan monopolis bisa mendapatkan keuntungan di atas keuntungan normal dalam jangka panjang.


·         Pasar Monopoli
Pasar monopoli ini mengusai pasar antara permintaan dan penawaran yang dilakukkan karena hanya ada 1 produsen sehingga mempunyai keuntungan yang di dapat cukup tinggi serta perusahaan jarang sekali ada yang bangkrut, namun pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang dan serta tidak adanya persaingan, misalnya : PT. Freeport Indonesia, Pt Karakatau steel, Microsoft, PLN, dan PDAM.

·         Pasar Oligopoli
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

·         Pasar Monopolistik
Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia.

Referensi :
 http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur_pasar , http://www.scribd.com/doc/31826985/Pasar-Persaingan-Tidak-Sempurna
Read More - Struktur Pasar

Minggu, 06 Mei 2012

Konsep Penerimaan Perusahaan dan Manajemen Penerimaan


Tulisan ke Tujuh


Dalam hukum newton III Ketika kita melakukkan sebuah aksi maka aka nada reaksi, begitupun sama halnya dengan hukum ekonomi dalam hal penerimaan perusahaan dimana ketika perusahaan memproduksi produk yang akan di jual maka  ada dua hal yang menjadi fokus utama dari seorang produsen dalam rangka mendapatkan keuntungan yang maksimum, yaitu ongkos (cost) dan penerimaan (Revenue).

penerimaan adalah jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sejumlah output atau dengan kata lain merupakan segala pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan hasil dari penjualan hasil produksinya.
Hasil total penerimaan dapat diperoleh dengan mengalikan jumlah satuan barang yang dijual dengan harga barang yang bersangkutan atau
TR = Q x P.

Jenis-jenis penerimaan :

1.    Total penerimaan
Pada total penerimaan ini berdasarkan kumpulkan dari semua hasil-hasil penjualan yang telah di lakukkan selama ini. Dengan demikian, Akan terjadi kenaikan Total penerimaan pada pasar persaingan sempurna karena para pelaku ekonominya melakukkan  tindakakan monopoli, namun hal itu bisa saja akan menurun akibat persaingan.

2.   Penerimaan rata-rata
Merupakan rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.

3.   Penerimaan Marginal
perubahan output yang terjadi ketika satu unit input (seperti unit tenaga kerja) ditambahkan.  Dalam pasar persaingan sempurna MR ini adalah konstan dan sama dengan harga (P), dan berimpit dengan kurva AR atau kurva permintaan, bentuk kurvanya horizontal.
Dalam pasar persaingan tidak sempurna MR, menurun dari kiri atas kekanan bawah dan nilainya dapat berupa :

1. Positif;
2. Sama dengan nol;
3. Negatif.

Dalam menganalisis usaha sesuatu perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan, dua hal harus diperhatikan,yaitu Biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan dan Hasil penjualan dari barang yang dihasilkan perusahaan itu. Sifat biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah bersamaan, walau dalam struktur pasar manapun ia digolongkan. Akan tetapi sifat hasil penjualan adalah berbeda di antara pasar persaingan sempurna dengan struktur pasar lainnya. Perbedaan ini disebabkan karena ditinjau dari sudut seorang produsen, bentuk permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen di pasar persaingan sempurna berbeda sifatnya dengan yang dihadapi seorang produsen di pasar lainnya.



Read More - Konsep Penerimaan Perusahaan dan Manajemen Penerimaan