Entri Populer

Selasa, 08 Mei 2012

Kuis Materi tentang pendapatan nasional


Kuis Ke sepuluh

Soal :
1.       Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional ?
2.       Komponen apa saja yang ada di dalam pendapatan nasional ?
3.       Jelaskan teknis perhitungan pendapatan nasional ?
4.       Jelaskan masalah yang uncul dalam perhitungan pendapatan nasional ?
5.       Jelaskan keterbatasan perhitungan dari Pendapatan nasional ?

Jawab :
1.     Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.

2.    Komponen yang ada di dalam pendapatan nasional :

a. Produk Domestik Bruto (GDP)
b. Produk Nasional Bruto (GNP)
c. Pendapatan Nasional Neto (NNI)
d. Pendapatan Perseorangan (PI)
e. Pendapatan yang siap di belanjakan (DI).

3.    Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.

Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor.

4.    Masalah PDB yaitu  terletak pada pembandingan tingkat kemakmuran atau kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun , akan terjadi bias jika kita salah menggunakan perhitungan PDB .

5.    Keterbatsan dari perhitungan pendapatan nasional Angka statistik PDB Indonesia yang di laporkan oleh badan pusat statistik hanya mencatat kegiatan-kegiatan ekonomi formal. Karena itu statistik PDB belum mencerminkan seluruh aktivitas perekonomian suatu Negara.
Read More - Kuis Materi tentang pendapatan nasional

Kuis materi tentang pasar monopoli, monopolistis & oligopoli


Kuis ke sembilan

Soal :
1.    Apa yang dimaksud dengan pasar monopoli dan monopolistis ?
2.   Apa yang membedakan pasar monopoli dan monopolistis ?  jelaskan dan berikan contoh ?
3.   Jelaskan bagaimana cara memperoleh keuntungan di pasar monopoli ? (gambarkan secara grafik)
4.   Jelaskan kebaikan dan kekurangan dari pasar monopoli ?
5.   Apa yang dimaksud dengan pasar oligopoly ?

Jawab :
1.    Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Sedangkan Pasar monopolistis adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.
2.   Yang membedakan pasar monopoli dan monopolistis adalah pasar monopolistis mempunyai banyak penjual, penjual di pasar mopolistis memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga, tapi pengaruhnya tidak sebesar penjual dari pasar monopoli, sedangkan pasar monopoli hanya mempunya satu penjual sehingga penjual itu memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pasar monopoli.
Contoh pasar monopoli adalah indofood. contoh pasar monopolistik adalah pasar tradisional seperti pasar sayuran dll.

3.   Cara memperoleh keuntungan di pasar monopoli dengan cara menarik minat pembeli untuk membeli barang yang kita jual.


4.    Kebaikan pasar monopoli
v Keuntungan penjual cukup tinggi.
v Untuk produk yang menguasai hajat hidup orang biasanya diatur pemerintah.
          Keburukan pasar monopoli
v Pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang.
v Keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan.
v Terjadi eksploitasi pembeli.

5.   Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka





Read More - Kuis materi tentang pasar monopoli, monopolistis & oligopoli

Kuis Materi Pasar


Kuis ke delapan

Soal :
1.     Apa yang dimaksud dengan pasar ?
2.    Jelaskan jenis dari pasar ?
3.    Apa yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna ?
4.    Bagaimana cara memaksimalkan keuntungan dalam pasar persaingan sempurna ?
5.    Sebutkan kebaikan dan kelemahan dari pasar persaingan sempurna ?

Jawab :                                                                      
1.     Pasar dapat  diartikan suatu tempat atau interaksi antara pembeli dan penjual dari suatu barang /  jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang di perdagangkan. Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

2.    Jenis pasar
v  menurut bentuk kegiatannya :
a. Pasar nyata adalah pasar dimana barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

b. Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
v  Jenis pasar menurut cara transaksinya
a. Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

b. Pasar Modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.

v  Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi.
a. Pasar Lokal
b. Pasar Daerah
c. Pasar Nasional
d. Pasar Internasional

3.    pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya atau tidak terbatas. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga . Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen,dan tidak dapat di bedakan.

4.    Cara memaksimalkan keuntungan dalam pasar persaingan sempurna adlah dengan cara memberikan harga yang lebih murah tetapi tidak membanting harga sehingga tidak merusak harga pasar dengan kualitas yang baik.

5.    Kebaikan pasar persainngan sempurna :
v  Tidak tampak kegiatan saling menyaingi antarpenjual.
v  Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan maksud merebut pasar karena harga pasar adalah suatu yang harus diterima masing-masing produsen.
v  Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga.
v  Tidak mungkin mengubah bentuk barang untuk merebut pasar karena adanya homogenitas barang.
v  Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak menghasilkan apa-apa karena jumlah saingan sangat tidak terbatas.
v  Konsumen tidak perlu beradu tegang tentang tawar-menawar harga barang karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh siapa pun.

Kelemahan pasar persaingan sempurna :
v  Pasar persaingan sempurna sulit dijumpai
v  Adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan informasi menyebabkan kemajuan dalam kualitas dan kuantitas serta jenis yang memaksa adanya persaingan produk antarprodusen.
v  Keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang sudah dapat diprediksi sejak awal karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh pedagang.
v  Pasar gelap (black market) dapat muncul sewaktu-waktu.



Read More - Kuis Materi Pasar

Kuis Materi Penerimaan Marginal Produk


Kuis Ke tujuh
Soal :

1.     Apa yang dimaksud dengan penerimaan ?
2.    Apa yang di maksud dengan marginal produk dan marginal revenue ?
3.    Jelaskan konsep perhitungan keuntungan berdasarkan pendekatan total, marginal dan rata – rata ?
4.    Bagaimana cara memaksimumkan keuntungan ?
5.    Buatlah contoh sederhana perhitungan keuntungan dengan pendekatan total, marginal dan rata – rata ?
Jawab :
1.     penerimaan adalah jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sejumlah output atau dengan kata lain merupakan segala pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan hasil dari penjualan hasil produksinya.

2.    Maginal produk adalah perubahan kuantitas total output yang diakibatkan oleh penggunaan tambahan 1unit faktor produksi. Secara sistematis; tingkat perubahan output yang berhungan dengan kuantitas faktor produksi, isebut juga produk inkremental atau produk fisik marjinal.

Marginal revenue adalah perubahan total penghasilan perusahaan yang diakibatkan oleh penambahan 1unit penjualan. Secara sistematis; tingkat perubahan penerimaan yang berhubungan dengan output, disebut juga penerimaan inkremental.

3.    Terdapat tiga pendekatan perhitungan laba maksimum, yaitu :

a. Pendekatan Totalitas (totality approach) Pendekatan totalitas membandingkan pendapatan total (TR) dan biaya total (TC). Jika harga jual per unit output (P) dan jumlah unit output yang terjual (Q), maka TR = P.Q. Biaya total adalah jumlah biaya tetap (FC) ditambah biaya variable per unit(v) dikali biaya variable per unit, sehingga:  Ï€ = P.Q – (FC + v.Q)
b. Pendekatan Rata-rata (average approach) Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga jual output (P) kemudian laba total dihitung dari laba per unit dikali dengan jumlah output yang terjual sehingga π = (P - AC).Q
c. Pendekatan Marginal (marginal approach)
Perhitungan laba dilakukan dengan membandingkan biaya marginal (MC) dan pendapatan marginal (MR). Laba maksimum akan tercapai pada saat MR = MC sehingga Ï€ = TR – TC.

4.    Dalam menganalisis usaha sesuatu perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan, dua hal harus diperhatikan,yaitu Biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan dan Hasil penjualan dari barang yang dihasilkan perusahaan itu. Sifat biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah bersamaan, walau dalam struktur pasar manapun ia digolongkan. Akan tetapi sifat hasil penjualan adalah berbeda di antara pasar persaingan sempurna dengan struktur pasar lainnya. Perbedaan ini disebabkan karena ditinjau dari sudut seorang produsen, bentuk permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen di pasar persaingan sempurna berbeda sifatnya dengan yang dihadapi seorang produsen di pasar lainnya.

5.    Contoh sederhana perhitungan keuntungan dengan pendekatan total, marginal dan rata – rata
Harga barang (P) = 1000
Jumlah barang (Q)= 100
TR=P.Q
TR=1000 X 100 = 100.000
AR=TR/Q
AR=100.000/100=1000.

Read More - Kuis Materi Penerimaan Marginal Produk

Kuis Materi Biaya


Kuis ke Enam
Soal :
1.             Biaya dan macam biaya ?
2.            Jelaskan kurva biaya ?
3.            Jelaskan mengapa konsep biaya perlu di pertimbangkan oleh semua organisasi – perusahaan ?
4.            Jelaskan bagaimana perusahaan jika tingkat penjualan sangat rendah tetapi ingin tetap ada di pasar, konsep biaya seperti apa yang perlu diterapkan ?
5.            Coba anda buat pengkategorian biaya ?
Jawab :
1.     Biaya (Cost) adalah kas atau setara kas yang dikorban untuk membeli barang atau jasa yang diharapkan akan memberikan manfaat bagi perusahaan saat sekarang atau untuk periode mendatang.
Biaya terbagi menjadi dua, yaitu biaya eksplisit dan biaya implisit. Biaya eksplisit adalah biaya yang terlihat secara fisik, misalnya berupa uang. Sementara itu, yang dimaksud dengan biaya implisit adalah biaya yang tidak terlihat secara langsung, misalnya biaya kesempatan dan penyusutan barang modal.

2.    Kurva dapat menjukkan hubungan antara input dan output yang dinyatakan dengan uang. Dalam fungsi biaya terdapat beberapa kurva, yaitu : Kurva biaya variable Total (TVC), Biaya variable rata-rata (AVC), dan biaya marginal (MC).
TVC menunjukkan banyaknya satuan faktor variable yang di perlukan untuk menghasilkan setiap tingkat output, kurva AVC sama dengan TVC dibagi dengan output Q pasa setiap tingkat output, dan kurva MC adalah perubahan biaya total akibat adanya perubahan satu satuan output.

3.    Karena kebangkrutan akan terjadi jika sebuah perusahaan tidak mempertimbangkan atau tidak sesuai dengan apa yang di rencanakan sebelumnya.

4.    Jika suatu perusahaan mengalami tingkat penjualan yang rendah, sebaiknya perusahaan menggunakan Biaya Pemasaran. Biaya Pemasaran itu sendiri adalah biaya yg digunakan untuk melakukan pemasaran, jadi saat tingkat penjualan suatu perusahaan rendah sebaiknya perusahaan melakukan pemasaran dengan lebih baik dan lebih bagus kualitasnya.

5.    Pengkategorian biaya :

1. Biaya Penjualan yaitu Biaya Gaji dan Komisi Penjualan; Biaya Advertensi; Biaya Bahan Pembantu untuk bagian penjualan dan toko; Biaya Depresiasi aktiva tetap bagian penjualan; Biaya Depresiasi alat pengangkutan penjualan; Biaya yang berhubungan dengan bagian penjualan.

2. Biaya Administrasi dan Umum yaitu Biaya Gaji Pimpinan dan Pegawai Kantor; Biaya bahan pembantu untuk kantor; Biaya Depresiasi Aktiva tetap kantor; Biaya Telepon, air, listrik, parkir dll.




Read More - Kuis Materi Biaya

Kuis Materi Perilaku Produsen


Kuis ke Lima
Soal :
1.     Apa yang dimaksud dengan produsen dan sebutkan pengkaterorian produsen ?
2.    Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen ?
3.    Apa yang di maksud dengan fungsi produksi ?
4.    Apa yang di maksud dengan least cost combination ?
5.    Bagaimana cara mengoptimalkan produksi ?

Jawab :

1.     Produsen adalah organisasi/kelompok/orang yang menghasilkan suatu barang/jasa yang mempunyai nilai pakai dan nilai guna untuk dikonsumsi oleh konsumen. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebetuhan adalah konsumen.
         
2.    Perilaku Produsen adalah Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
3.    Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jeans. Dalam fungsi produksi, jeans itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Kalau salah satu komposisinya diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja. Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :
Q = f(L, R, C, T)
Dimana :
Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)
F          = symbol persamaan (function)
L          = tenaga kerja (labour)
R         = kekayaan alam (resources)
C         = modal (capital)
T         = teknologi (technology)


4.    Least Cost Combination adalah menentukan kombinasi input mana yang memerlukan biaya terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan.

5.    Cara mengoptimalkan produksi bisa dengan meningkatkan kualitas produksi, jumlah produksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, serta dengan cara semakin banyak biaya yang dikeluarkan untuk persiapan produksi, tingkat persediaan semakin kecil dan sebaliknya. Bila biaya penyimpanan semakin besar, tingkat persediaan semakin besar atau sebaliknya.









Read More - Kuis Materi Perilaku Produsen

Senin, 07 Mei 2012

Kuis Materi Elastisitas


Kuis Ke empat
Soal :
1.       Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?
2.       Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.       Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?
4.       Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?
5.       Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?

Jawab :
1.        elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

2.       Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih dalam oleh perusahaan,agar sebuah perusahaan bisa memantau perubahan harga dengan baik dan bisa melihat sejauh mana reaksi konsumen terhadap perubahan harga tersebut.

3.       Konsepnya  elastisitas, yaitu :
v  Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan akan mengukur seberapa besar kepekaan perubahan jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga. Ketika harga sebuah barang turun, jumlah permintaan terhadap barang tersebut biasanya naik —semakin rendah harganya, semakin banyak benda itu dibeli.
v  Elastisitas penawaran
Sama hal dengan elastisitas harga pada permintaan, maka pengertian elastisitas harga pada penawaran, diartikan sebagai ukuran kepekaan jumlah penawaran suatu barang dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas penawaran mengukur persentase perubahan jumlah penawaran yang terjadi akibat persentase perubahan harga.
v  Elastisitas silang
perubahan kuantitas yang diminta untuk sebuah produk mempengaruhi harga produk lainnya akan di ukur melalui elastisitas silang tesebut.
v  Elastisitas pendapatan
Ketika pendapatan konsumen mengalami penurunan atau kenaikan maka akan mempengaruhi terhadap jumlah permintaan suatu barang dan untuk mengukur besar perubahan kita bisa mengukurnya dengan metode elastisitas pendapatan.

4.       Factor – factor yang mempengaruhi elastisitas harga :
v  Tingkat subtitusi : makin sulit mencari subtitusi suatu barang,permintaan makin      inelastic
v  Jumlah pemakai : makin banyak jumlah pemakai akan suatu barang makin inelastic
v  Proporsi kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen : bila proporsi tersebut besar,maka permintaan cenderung lebih elatisitas
v  Jangka  waktu : jangka waktu permintaan atas suatu barang juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas harga.

5.       Menurut saya, konsep elastisitas adalah sebuah cara untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi dalam bidang ekonomi dimana dilakukakan sebuah kajian untuk menilai dan menganalisa secara mendalam baik dalam hal permintaan, penawaran dll. Dengan demikian, akan mendapatkan hasil sebuah keputusan yang sesuai dan tepat sehingga memberi manfaat bagi produsen maupun konsumen.

Read More - Kuis Materi Elastisitas

Kuis Materi Perilaku konsumen

Kuis  Ke Tiga
Soal :

1.       Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?

2.    Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?

3.   Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?

4.       Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?

5.       Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

Jawab :

1.       perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang-barang atau jasa ekonomi yang selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Selain itu merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen .

2.   Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk,Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset pasar, serta Konsumen merupakan aset yang berharga bagi para produsen dimana mereka akan memberikan sebuah keuntungan yang menjanjikan untuk melangsungkan kehidupan mereka. Sehingga perlu adanya mempelajari  perilaku para konsumen, Sehingga bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya seperti uang,waktu, dan tenaga untuk membeli barang yang di tawarkan oleh produsen.

3.    Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen, yaitu :

A.     Pendekatan interpretif
Mencari informasi kepada konsumen terhadap perilaku konsumsinya secara mendalam. Hal ini bisa dilakukan dengan melalui wawancara untuk menanyakan apa yang dirasakan dan di alami konsumen ketika membeli  sebuah produk dan jasa.

B.     Pendekatan tradisional
Ilmu psikologi menjadi landasan untuk mengetahui  tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

C.     Pendekatan sains marketing
Metode ini mencoba melakukkan sebuah pengukuran dari ilmu statistika dan ekonomi walau hasil yang di dapat hanya sebuah pendekatan. Namun,  dapat memperkirakan pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi.

4.      Faktor Sosial               : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
Faktor Personal       : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
Faktor Psikologi         : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
Faktor Kebudayaan  :  Subkultur dan Kelas Sosial.

5.       Konsumen memiliki karakter dan perilaku yang berbeda tergantung dan beragam aspek namun masih tetap bisa dikenali dengan pengelompokan pasar berdasar ciri-ciri tertentu dan hubungan antara perilaku konsumen dengan segmentasi pasar. Ada keterkaitan yang sangat erat antara perilaku konsumen dengan segmentasi pasar. Dengan adanya analisa yang tepat mengenal perilaku konsumen terhadap suatu produk atau jasa maka bisa dipetakan dengan teliti segmen pasar yang akan dijadikan sasaran nantinya. Dengan memahami perilaku konsumen maka segmentasi pasar dapat terpetakan dengan baik yang akan memungkinkan untuk bisa menjual produk atau jasa dengan tepat sasaran.
  
Read More - Kuis Materi Perilaku konsumen

Kuis Materi Permintaan dan penawaran


Kuis Ke Dua

Soal :
1.      Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?

2.      Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?

3.      Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?

4.      Factor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !

5.      Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hokum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri ).

Jawab :

1.      Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

2.      Pengertian hukum permintaan dan penawaran
Hukum permintaan : semakin turun tingkat harga maka semakin banyak jumlah barang bersedia diminta, sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit barang yang bersedia diminta.
Hukum penawaran : semakin tinggi harga semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya semakin rendah harga semakin sedikit julah barang yang bersedia ditawarkan.

3.      Faktor-faktor yang mempengaruhi ,Yaitu :
v  Permintaan
§  Harga barang itu sendiri                              
§  Harga  barang lain yang terkait
§  Tingkat pendapatan
§  Selera atau kebiasaan
§  Jumlah penduduk
§  Perkiraan harga di masa depan
v  Penawaran
§  Harga barang itu sendiri
§  Harga barang yang terkait
§  Harga factor produksi
§  Biaya produksi
§  Teknologi produksi
§  Jumlah pedagang
§  Kebijakan pemerintah

4.      Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, sebagai berikut  :

v  Selera
Transaksi jual-beli barang/jasa semua tergantung selera dari para konsumen
Jika selera konsumen tinggi pada suatu barang/jasa akan mengalami peningkatan terhadap jumlah barang yang di minta dan sebaliknya sehingga produksi suatu barang akan di sesuaikan dengan kondisi yang ada pada masyarakat.

v  Pendapatan konsumen
konsumen yang punya tunjangan gaji atau pendapatan yang lebih besar dapat membeli banyak barang yang dia inginkan,tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan menghemat pemakaian barang yang dibelinya.

v  Harga barang atau jasa pengganti
Tidak dapat di pungkiri bahwa setiap konsumen akan mencari barang atau jasa yang harganya relative lebih murah untuk di jadikan sebagai altenatif penggunaan dengan sesuai selera konsumen dan kualitas yang baik .

v  Harga barang atau jasa pelengkap

Barang atau jasa seperti ini sifatnya melengkapi dan adanya penggabungan dari keduanya dimana saling membutuhkan untuk tejadinya mekanisme yang lebih baik. Contoh : kompor dengan minyak tanah, masyarakat akan beralih menggunakan bahan bakar gas ketika terjadi kenaikan bahan bakar minyak tanah apabila harganya lebih murah dari gas.

v  Perkiraan harga di masa mendatang
Ketika di masa datang di perkirakan akan mengalami kenaikan harga barang maka masyarakatan/konsumen akan membeli barang lebih banyak untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut .

v  Intensitas kebutuhan konsumen
Hal ini kebanyakan berlaku terhadap barang-barang pokok yang apabila di butuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok maka konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga yang tinggi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran,sebagai berikut  :

v  Biaya produksi
Sebagai produsen hal ini akan menjadi bahan pertimbangan dimana produsen akan menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian ketika harga bahan baku mengalami kenaikan harga.

v  Teknologi
Dengan adanya bantuan dari teknologi akan memudahkan dan memperbanyak dalam memproduksi suatu barang sehingga produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah relative lebih besar lagi.
v  Harga barang pelengkap dan pengganti
Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.

v  Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

v  Perkiraan harga barang di masa dating
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

v  Tujuan perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

5.      ilustrasi Keseimbangannya
     Keseimbangan antara harga dan jumlah penawaran adalah jika permintaan dan penawaran saling menutupi. Berapapun harganya di atas keseimbangan, jumlah barang yang disediakan akan melebihi jumlah permintaan,dan akan menghasilkan kelebihan jumlah barang (juga tidak ada transaksi antara pembeli dan penjual). Sedangkan pada saat harga berada di bawah nilai keseimbangan, jumlah permintaan akan melebihi jumlah barang yang ditawarkan, sehingga hasilnya adalah kurangnya jumlah persediaan barang. Hanya dengan mempertemukannya akan terjadi jumlah permintaan dan jumlah penawaran yang setara. Dengan demikian harga dan nilai keseimbangan akan stabil.







Read More - Kuis Materi Permintaan dan penawaran